{"id":7198,"date":"2023-12-29T21:25:00","date_gmt":"2023-12-29T13:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.orlig.com\/?p=7198"},"modified":"2024-01-03T10:26:04","modified_gmt":"2024-01-03T02:26:04","slug":"3-ways-crm-help-government-sectors","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/orlig.com\/id\/3-ways-crm-help-government-sectors\/","title":{"rendered":"3 Cara CRM Membantu Sektor Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p>Sistem CRM biasanya dikaitkan dengan bisnis swasta, namun sektor pemerintah juga mengadopsi alat yang sama untuk meningkatkan keterlibatan konsumen, merampingkan proses, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"628\" data-src=\"https:\/\/www.orlig.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/how-crm-software-assist-in-government-sector.jpg\" alt=\"bagaimana perangkat lunak crm membantu di sektor pemerintahan\" class=\"wp-image-7551 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/orlig.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/how-crm-software-assist-in-government-sector.jpg 1200w, https:\/\/orlig.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/how-crm-software-assist-in-government-sector-300x157.jpg 300w, https:\/\/orlig.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/how-crm-software-assist-in-government-sector-768x402.jpg 768w\" data-sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1200px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1200\/628;\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">bagaimana perangkat lunak crm membantu di sektor pemerintahan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sistem pemerintahan tidak hanya membutuhkan individu-individu yang terlatih untuk mengoperasikannya, namun juga membutuhkan sistem keamanan yang kuat karena sifat sensitif dari informasi yang mereka miliki.<\/p>\n\n\n\n<p>CRM pemerintah mengacu pada sistem atau platform yang digunakan pemerintah untuk mengelola interaksi dan hubungan mereka dengan warga negara, bisnis, dan pemangku kepentingan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Antara CRM Reguler dan CRM Pemerintah<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun CRM biasa dan CRM pemerintah memiliki tujuan utama yang sama yaitu mengelola hubungan dan data; namun keduanya berbeda dalam hal fokus dan fungsinya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th><\/th><th>CRM reguler<\/th><th>CRM Pemerintah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Tujuan<\/strong><\/td><td>Membantu mengatur dan menyimpan informasi pelanggan<\/td><td>Membantu dalam memelihara dan menyimpan informasi konstituen<\/td><\/tr><tr><td><strong>Target Pengguna<\/strong><\/td><td>UKM\/start-up dan industri dengan regulasi tinggi yang memprioritaskan hubungan dengan pelanggan<\/td><td>Organisasi sektor publik, lembaga pemerintah<\/td><\/tr><tr><td><strong>Fitur Utama<\/strong><\/td><td>Manajemen data pelanggan, pelacakan penjualan, dukungan pelanggan, dan otomatisasi pemasaran<\/td><td>Manajemen tanggap darurat, manajemen warga, dan keamanan data<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel 1<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">CRM reguler<\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem CRM biasa dirancang untuk mendukung bisnis dalam mengelola dan mengatur informasi pelanggan secara efektif, memfasilitasi proses yang efisien untuk hubungan pelanggan, manajemen penjualan, dan otomatisasi pemasaran untuk meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menawarkan kemampuan seperti database pelanggan terpusat, pemantauan penjualan, strategi pemasaran yang dipersonalisasi, dan proses pemasaran otomatis, bisnis dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dan meningkatkan efisiensi operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">CRM Pemerintah<\/h3>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, CRM pemerintah dirancang untuk membantu lembaga pemerintah dalam menyimpan dan mengelola informasi konstituen. CRM ini dapat disesuaikan untuk organisasi sektor publik dan lembaga pemerintah dalam memberikan layanan publik, mengelola tanggap darurat, dan keterlibatan warga negara.<\/p>\n\n\n\n<p>CRM pemerintah memastikan sektor pemerintah dapat disesuaikan, memungkinkan pemerintah untuk memilih alat yang diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab mereka secara efektif, menyediakan sistem yang kuat untuk mengelola informasi konstituen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Pemerintahan Umum yang Dapat Memanfaatkan CRM<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Organisasi Sektor Publik<\/h3>\n\n\n\n<p>Organisasi sektor publik biasanya dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah, menyediakan barang dan jasa untuk kepentingan masyarakat. Organisasi-organisasi ini termasuk pemerintah lokal, negara bagian dan federal.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem CRM meningkatkan aksesibilitas ke layanan yang berhubungan dengan warga negara, seperti kesejahteraan anak, pendidikan, dan penegakan hukum, melalui portal layanan mandiri, aplikasi yang disesuaikan, dan alat manajemen kasus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini memberikan gambaran umum yang komprehensif mengenai warga negara, pemangku kepentingan, dan mitra, yang memungkinkan otomatisasi manajemen kasus dan komunikasi yang dipersonalisasi. Selain itu, CRM pemerintah membantu pengelolaan data sensitif, seperti informasi pribadi warga negara.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.citizenconnectcentre.gov.sg\">eCitizen Singapura<\/a> adalah contoh implementasi CRM yang sukses. Portal ini memungkinkan warganya untuk mendapatkan akses ke layanan dan informasi pemerintah, menawarkan layanan yang dipersonalisasi dan antarmuka terpadu untuk berbagai lembaga pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Instansi Pemerintah<\/h3>\n\n\n\n<p>Instansi pemerintah adalah organisasi yang dibentuk oleh pemerintah pusat atau negara bagian untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu, seperti Kementerian Dalam Negeri atau Unit Perencanaan Manajemen dan Modernisasi Administrasi Malaysia (MAMPU).<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan alat manajemen kasus, CRM membantu lembaga pemerintah untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Meningkatkan pemberian layanan<\/strong>: Dengan mengkategorikan dan menyelesaikan kasus secara efisien, lembaga pemerintah dapat menyediakan komunikasi yang lebih baik dan lebih responsif dengan warga negara, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan layanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan keterlibatan warga negara<\/strong>: Dengan mengoptimalkan penggunaan web dan seluler, warga dapat memberikan umpan balik secara instan melalui fitur-fitur seperti portal layanan mandiri dan aplikasi yang disesuaikan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memperkuat keamanan data<\/strong>: Dengan menyediakan platform yang terpusat dan aman untuk mengelola informasi sensitif dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan privasi. Alat-alat ini memungkinkan perekaman, pelacakan, dan analisis pemrosesan data, prosedur, dan konten yang relevan dari kasus-kasus.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3 Cara Sistem CRM Membantu Sektor Pemerintah<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Memodernisasi Teknologi Pemerintah<\/h3>\n\n\n\n<p>Sektor pemerintah didorong untuk mengganti sistem TI lama yang sudah ketinggalan zaman dengan teknologi yang lebih efisien dan ramah pengguna, membawa teknologi mereka ke abad ke-21.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem yang dimodernisasi membantu transformasi digital untuk sektor pemerintah. Dengan mengadopsi dan mengintegrasikan aplikasi yang berkaitan dengan keamanan siber dan komputasi awan, sektor pemerintah dapat membantu pemerintah menangani tantangan masa depan seperti perubahan iklim, manajemen talenta, dan kolaborasi lintas lembaga.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Konsekuensi Menggunakan Sistem yang Sudah Usang<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika industri yang sangat diatur seperti sektor pemerintah menggunakan sistem yang sudah ketinggalan zaman, maka akan menimbulkan konsekuensi seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Keamanan yang buruk:<\/strong> Sistem yang sudah ketinggalan zaman lebih rentan terhadap serangan siber dan pembobolan data, sehingga menimbulkan risiko yang signifikan terhadap data pemerintah dan warga negara yang sensitif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Masalah Kepatuhan terhadap Peraturan<\/strong>: Menggunakan sistem yang sudah ketinggalan zaman dapat menyebabkan ketidakpatuhan terhadap peraturan industri. Hal ini membuat organisasi pemerintah terancam denda dan hukuman, serta menyebabkan kerusakan reputasi, yang dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan di antara masyarakat dan pemangku kepentingan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kerusakan Sistem<\/strong>: Sistem yang sudah ketinggalan zaman lebih rentan terhadap kerusakan sistem dan waktu henti. Hal ini menyebabkan gangguan, seperti tertundanya pemrosesan aplikasi, pembayaran, dan layanan penting lainnya, yang mengakibatkan frustrasi di antara warga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan Keamanan Data<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menyediakan fitur perlindungan data yang kuat seperti enkripsi dan izin berbasis peran, platform CRM membantu sektor pemerintah menjaga keamanan dan privasi data warga negara.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya Keamanan Data<\/h4>\n\n\n\n<p>Keamanan data di sektor pemerintah sangat penting karena beberapa alasan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perlindungan Informasi Sensitif<\/strong>: Memastikan keamanan data sensitif sangat penting untuk menjaga kepercayaan lembaga publik dan keselamatan warga negara. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa lembaga pemerintah menyimpan sejumlah besar informasi sensitif, seperti data pribadi warga negara, rencana pertahanan, dan investasi nasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepatuhan terhadap Peraturan<\/strong>: Tunduk pada berbagai peraturan perlindungan data, seperti GDPR dan standar keamanan siber, lembaga pemerintah harus mematuhi peraturan ini untuk menghindari dampak hukum dan menjaga reputasi yang baik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepercayaan Publik<\/strong>: Keamanan data pemerintah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan dan institusi yang disediakan oleh organisasi sektor publik. Strategi keamanan siber yang sukses mencegah data sensitif yang dimiliki pemerintah jatuh ke tangan yang salah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Konsekuensi Pelanggaran Data<\/h4>\n\n\n\n<p>Pelanggaran data merupakan konsekuensi dari perlindungan data yang tidak memadai, dengan faktor penyebab termasuk peretasan, kesalahan manusia, dan basis data yang tidak dikonfigurasi dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh penting dari pelanggaran data pemerintah meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www.executech.com\/insights\/the-5-scariest-data-breaches-in-government\/\">Administrasi Arsip dan Rekaman Nasional (NARA)<\/a><\/strong> - Pada akhir tahun 2009, sebuah hard drive yang tidak berfungsi dengan baik mengekspos data lebih dari 76 juta veteran. NARA telah mengirimkan hard drive tersebut ke kontraktor TI mereka tanpa menghapus data selama kerusakan terjadi. Informasi yang terekspos termasuk rincian pribadi seperti riwayat kesehatan dan keuangan, alamat, dan data sensitif lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www.digitalguardian.com\/blog\/top-10-biggest-us-government-data-breaches-all-time\">Kantor Manajemen Personalia (OPM)<\/a><\/strong> - Pada tahun 2015, OPM, yang bertanggung jawab atas data kepegawaian pemerintah AS, menemukan dua penyusupan terpisah (tetapi saling terkait) yang mengekspos informasi pribadi lebih dari 21,5 juta orang. Data yang disusupi termasuk riwayat kesehatan dan keuangan, alamat pribadi, dan informasi pribadi lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www.digitalguardian.com\/blog\/top-10-biggest-healthcare-data-breaches-all-time?_gl=1*1doexuv*_ga*MTM0NDQ3NTMxNC4xNzAzODEyNzY0*_ga_Q142HN6432*MTcwMzgzMzc1Mi4zLjAuMTcwMzgzMzc1Mi42MC4wLjA.*_ga_NHMHGJWX49*MTcwMzgzMzc1Mi4zLjAuMTcwMzgzMzc1Mi42MC4wLjA.\">Tricare<\/a><\/strong> - Pada tahun 2011, Tricare, penyedia layanan kesehatan ternama bagi personel militer AS dan keluarganya, mengalami pelanggaran yang berdampak pada 4,9 juta pasien di rumah sakit dan klinik militer. Pelanggaran ini mengekspos data pribadi, termasuk nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, dan nomor Jaminan Sosial.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Melanjutkan konsekuensi dari pelanggaran data, penting untuk menyoroti dampak yang meluas pada individu dan organisasi. Di luar kompromi langsung terhadap informasi sensitif, pelanggaran ini sering kali menyebabkan konsekuensi yang parah.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dampak Hukum<\/strong>: Dengan tidak mematuhi peraturan perlindungan data, organisasi pemerintah dapat menghadapi tuntutan hukum dan hukuman. Hal ini dapat menyebabkan kerugian finansial karena denda moneter hingga RM10,2 juta atau 4% dari total omset tahunan di seluruh dunia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kerusakan Reputasi<\/strong>: Pelanggaran data berpotensi merusak reputasi lembaga pemerintah dan mengikis kepercayaan publik. Insiden ini dapat mengakibatkan hilangnya kredibilitas, sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuan lembaga tersebut dalam melindungi informasi pribadi individu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pencurian dan Penipuan Identitas<\/strong>: Korban pelanggaran data, seperti yang terjadi pada insiden Tricare, menghadapi risiko pencurian identitas dan penipuan keuangan. Penjahat siber dapat mengeksploitasi data pribadi yang terekspos, sehingga menimbulkan kerugian besar bagi individu yang terkena dampaknya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gangguan Operasional<\/strong>: Ketika menghadapi pelanggaran data, organisasi perlu melakukan investigasi menyeluruh terhadap asal-usul pelanggaran dan mengidentifikasi penyebabnya. Proses ini sering kali memakan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu yang dapat menyebabkan penghentian sementara sistem.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Manajemen Pemangku Kepentingan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemangku kepentingan mengacu pada setiap kelompok atau individu yang memiliki kepentingan atau kepedulian terhadap organisasi, sistem, atau proyek tertentu. Mereka dapat secara langsung atau tidak langsung terpengaruh oleh hasil atau kegiatan yang terkait dengan proyek. Pemangku kepentingan sering kali memiliki potensi untuk mempengaruhi atau dipengaruhi oleh keputusan dan tindakan yang diambil dalam konteks proyek atau organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sektor pemerintah memiliki pemangku kepentingan yang rumit. Kekuasaan, akuntabilitas, dan pendanaan tidak hanya dibagi di antara berbagai tingkat pemerintahan, seperti lokal, negara bagian, dan federal; tetapi juga di antara departemen-departemen di dalam departemen.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemangku kepentingan untuk sektor pemerintah dapat mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Anggota Masyarakat<\/strong>: Penduduk lokal, bisnis, dan karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemangku Kepentingan Internal<\/strong>: Pejabat, karyawan, kontraktor, dan regulator.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemangku Kepentingan Eksternal di Luar Wilayah<\/strong>: Orang, pemerintah, dan bisnis yang beroperasi atau tinggal di dewan, negara bagian, dan negara lain.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Hubungan Diperkuat?<\/h4>\n\n\n\n<p>Manajemen pemangku kepentingan yang efektif sangat penting bagi sektor pemerintah, baik untuk proyek tertentu atau kampanye jangka panjang. CRM pemerintah membantu meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pemangku kepentingan mereka, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peningkatan Keterlibatan Publik<\/strong>: Dengan memfasilitasi keterlibatan publik yang lebih baik, pengumpulan umpan balik, dan kepuasan warga negara, kepercayaan pemangku kepentingan terhadap operasi pemerintah diperkuat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Manajemen Kasus yang Efisien<\/strong>: Otomatisasi proses manajemen kasus, seperti menangani dan menyelesaikan masalah, mengakses formulir, dan menjadwalkan janji temu, memberdayakan para pemangku kepentingan dan membangun kepercayaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wawasan dan Pelaporan yang Komprehensif<\/strong>: Dengan mengkonsolidasikan data dari berbagai sumber, CRM memberikan wawasan yang berharga mengenai tren, permintaan layanan, dan masalah konstituen utama, sehingga membantu perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantangan yang Mungkin Dihadapi Pemerintah Saat Menerapkan Sistem CRM<\/h2>\n\n\n\n<p>Organisasi pemerintah mungkin menghadapi beberapa tantangan ketika menerapkan sistem CRM:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kustomisasi Sistem<\/strong>: Menyesuaikan sistem CRM agar sesuai dengan kebutuhan spesifik lembaga pemerintah dapat menjadi tantangan, karena membutuhkan pemahaman mendalam tentang proses dan persyaratan lembaga<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Adopsi Pengguna<\/strong>: Pelatihan dan adopsi pengguna yang komprehensif sangat penting untuk keberhasilan implementasi CRM, terutama di lembaga pemerintah di mana pengguna harus dilatih dengan baik untuk menggunakan sistem secara efektif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Alokasi Anggaran<\/strong>: Mengalokasikan anggaran untuk inisiatif CRM merupakan tantangan besar bagi lembaga pemerintah. Karena mereka beroperasi dengan uang pembayar pajak, mereka harus mematuhi kepatuhan anggaran yang ketat agar tidak membuang-buang sumber daya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kualitas Data<\/strong>: Kualitas data yang buruk dapat menjadi tantangan dalam mengimplementasikan CRM karena dapat menimbulkan risiko pengambilan keputusan yang tidak akurat, gesekan pengetahuan, dan berdampak negatif pada kinerja sistem.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Tujuan dari CRM pemerintah adalah untuk meningkatkan pengalaman warga negara secara keseluruhan dengan menyediakan layanan yang efisien dan responsif. Hal ini memungkinkan lembaga pemerintah untuk lebih memahami dan memenuhi kebutuhan publik sambil meningkatkan proses internal untuk efektivitas yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p>ORLIG adalah contoh perangkat lunak CRM yang dapat digunakan oleh sektor pemerintah untuk mengembangkan dan memproses komunikasi demi kepuasan sistem pemerintahan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"\/id\/hi@www.orlig.com\/\">Hubungi kami sekarang<\/a> untuk mempelajari lebih lanjut!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem CRM biasanya dikaitkan dengan bisnis swasta, tetapi sektor pemerintah juga mengadopsi alat serupa untuk meningkatkan keterlibatan konsumen, merampingkan proses, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Sistem pemerintah tidak hanya membutuhkan individu yang terlatih untuk mengoperasikannya, namun juga membutuhkan sistem keamanan yang kuat karena sifat sensitif dari informasi yang mereka miliki. CRM pemerintah mengacu pada [...]<\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":7551,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"3 Ways CRM Help Government Sectors","_seopress_titles_desc":"Discover how CRM transforms government sectors: Enhanced citizen engagement, streamlined operations, and data-driven decision-making for efficient governance","_seopress_robots_index":"","_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7198","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-trending-articles"},"blocksy_meta":[],"taxonomy_info":{"category":[{"value":24,"label":"Trending Articles"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/orlig.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/how-crm-software-assist-in-government-sector.jpg",1200,628,false],"author_info":{"display_name":"Jenny Pang","author_link":"https:\/\/orlig.com\/id\/author\/jenny_pang\/"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":24,"name":"Trending Articles","slug":"trending-articles","term_group":0,"term_taxonomy_id":24,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":42,"filter":"raw","cat_ID":24,"category_count":42,"category_description":"","cat_name":"Trending Articles","category_nicename":"trending-articles","category_parent":0}],"tag_info":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7198"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7198\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/orlig.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}